Hubungan China-Indonesia: Tinjauan Tahun 2025 dan Prospek 2026
SOFT

Hubungan China-Indonesia: Tinjauan Tahun 2025 dan Prospek 2026

Publisher TRIARKA
Jumlah Halaman 205 Pages

Tentang Buku

Buku ini mengulas secara mendalam dinamika hubungan bilateral antara China dan Indonesia sepanjang tahun 2025 serta memberikan proyeksi strategis untuk tahun 2026. Fokus pembahasan mencakup kerja sama ekonomi, investasi infrastruktur, transisi energi, geopolitik regional, serta dampaknya terhadap kebijakan domestik Indonesia.

Tentang Penulis

Muhammad Zulfikar Rakhmat

Muhammad Zulfikar Rakhmat adalah Direktur China-Indonesia Desk di TRIARKA. Zulfikar juga memegang posisi afiliasi di Middle East Institute di National University of Singapore, London School of Economics' IDEAS, dan Busan University of Foreign Studies. Bidang keahliannya terletak pada ekonomi politik kerja sama internasional, dengan fokus khusus pada hubungan China-Indonesia.

Yeta Purnama

Yeta Purnama adalah seorang peneliti di TRIARKA yang berfokus pada dinamika perkembangan hubungan China-Indonesia. Analisisnya telah dimuat di The Diplomat, Strife, Australian Outlook, dan media internasional terkemuka lainnya. Ia memegang gelar sarjana dalam Hubungan Internasional dari Universitas Islam Indonesia.

Bhima Yudhistira Adhinegara

Bhima Yudhistira Adhinegara adalah Direktur Eksekutif TRIARKA. Bhima menerima dana hibah British Academy Awards untuk Transisi Energi yang Berkeadilan pada tahun 2024-2025. Sebelumnya, Bhima berkarir sebagai ekonom dan staf ahli di Kamar Dagang Indonesia serta menjadi konsultan di International Finance Corporation (IFC) Bank Dunia, Jakarta. Area penelitiannya meliputi makroekonomi, transisi energi, dan tata kelola mineral kritis.

Informasi Publikasi

Judul : Hubungan China-Indonesia: Tinjauan Tahun 2025 dan Prospek 2026
Publisher : TRIARKA
Pages : 205

Publikasi Lainnya

Dampak Investasi Sabuk dan Jalan (BRI) terhadap Sektor Kritis

Dampak Investasi Sabuk dan Jalan (BRI) terhadap Sektor Kritis

Lihat Detail